Rela Menunggu Di Emper Toko Hingga Pagi Demi Mendapatkan Oksigen

 Uncategorized

Yogyakarta, sedulurnyeni.com – Malam yang tampak gelap, di emper sebuah toko yang terletak di Jl.Kolonel Sugiyono No.70, dua orang  ibu sedang berjuang menunggu antrian untuk membeli oksigen sejak pulul 18.00, Sabtu 24 Juli 2021. Kedua Ibu tersebut adalah Yuli dan Hertanti. Menurut  Yuli, toko yang menjual oksigen tersebut  buka pukul 8.00, toko tersebut bernamaToko Ninda. Mereka berdua rela menunggu sampai toko buka di esok harinya.

Rela Menunggu Di Emper Toko Hingga Pagi Demi Mendapatkan Oksigen

Rela Menunggu Di Emper Toko Hingga Pagi Demi Mendapatkan Oksigen

Selain itu juga masih banyak orang yang rela menunggu seperti Yuli dan Hertanti,diantaranya Chairul Anwar asal Petinggen utara  Tugu Jogja dan Priyo dari Sedayu. Mereka berjuang untuk anggota keluarganya yang sangat membutuhkan Oksigen.

Menurut Priyo, “ Saya sejak kamis mencari antrian tetapi belum bisa dapat nomor, baru hari Sabtu ini bisa dapat nomor antrian, yaitu nomor 2 , saya datang kesini habis Magrib ”. Menanggapi perjuanganya untuk rela menunggu harus berjam-jam hingga pagi hari, Chairul anwar tidak mempermasalahkannya. “ Untuk dapat oksigen saja saya sudah bersyukur, dan teman-teman yang disini sudah seperti keluarga sendiri, bila mereka mau pulang dulu, saya siap menjaga tabung-tabung itu.”  tambah Chairul Anwar.

Berbeda dengan Yuli, ia tetap sabar menunggu hingga pagi, tetapi seandainya sistem antrian jika diganti dengan kartu nomor antrian, itu akan lebih baik dan efektif. “ Kami tinggal ambil nomor antrian kemudian pulang, besuk pagi kami baru datang kembali membawa tabung oksigenya dan antri lagi sesuai nomor yang kita dapatkan sebelumya ” Tambah Yuli.

Yuli,Priyo, Chairul Anwar dan Hertanti beserta para pencari oksigen lainya adalah sebagian kecil dari masyarakat Yogyakarta yang sedang membutuhkan pertolongan untuk keluarganya. Mereka berharap agar ada peran lebih dari pemangku kebijakan di kota ini untuk ikut meringankan beban mereka dalam memperjuangkan nyawa anggota keluarganya.Skc.


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan