Pengurus Asosiasi Lidah Buaya Kabupaten Bantul Telah Terbentuk

 Uncategorized

 


SEDULURNYENI.COM – Jum’at (14/02/2020) Petani Lidah Buaya, Pelaku Usaha UMKM dari bahan tanaman Lidah Buaya, dan Pemasaran barang-barang produksi hasil olahan Produk Pertanian yang diadakan di rumah Ibu Nur Khasanah yang berada daerah Ngeblak, Rt. 03, Kelurahan Wijirejo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul.

Rapat pembentukan Pengurus dimulai pukul 16. 00-17. 30 WIB.
Acara dibuka oleh Wiwit Suroto selaku Ketua Asosiasi Lidah Buaya Kabupaten Kulon Progo dan sekaligus Pendamping untuk Asosiasi Lidah Buaya Kabupaten Bantul.
Wiwit Suroto mengatakan “segera dibentuk kepengurusan untuk Bantul dikarenakan agar seluruh Pertanian secara khusus Tanaman Lidah Buaya akan dapat bersinergi satu sama lainnya dari pembibitan, pembudidaya, pengolahan hasil produk tanaman lidah buayanya, pembuatan pupuk, pengolahan limbah menjadi probiotik, hingga pemasarannya baik di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bahkan agar dapat diekspor ke luar negeri. Tanaman Lidah Buaya ini memiliki nilai yang sangat tinggi dan juga baik untuk kesehatan”.

Terbentuklah kepengurusan
Pengurus Asosiasi Lidah Buaya Kabupaten Bantul Periode Tahun 2020-2022 pada Jum’at, (14/02/2020) yang sebagai ketua Ferdinand Sahat Parulian Tobing dari Kasihan, Sekretaris oleh Ruminarsih (Banguntapan), Bendahara Waryady (Bantul), Seksi Budidaya Sulis dari (Sanden), Seksi Pengolahan Nur Khasanah (Pandak), Seksi Pemasaran Fajar (Piyungan) , Seksi Humas Sabarina Nuraningsih, dan Seksi Dokumentasi IT dan Publikasi Martopo, S.Kom (Bantul).

Pertemuan selanjutnya direncanakan di rumah Ruminarsih pada Maret 2020 akan membahas program kerja, menyelesaikan administrasi agar dapat didaftarkan ke Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, dan Dinas UMKM dan Perkoperasian serta audensi ke Bupati dan atau Wakil Bupati Kabupaten Bantul serta.

Dengan adanya Asosiasi Lidah Buaya Kabupaten Bantul, Petani Lidah Buaya serta Lainnya seperti Pembudidaya, Pengolahan Produk UMKM dengan tujuan meningkatkan ekonomi, bahkan dapat diekspor ke luar negeri, tutur Ferdinand. S. P. Tobing saat ditemui sedulurnyeni.com. Ferdy/topo)


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan