“Wanita Utomo Tuladaning Bongso” Pameran Seni Rupa Ngawe Kadang VI segera digelar di TBY , 24 – 30 April 2019

 Seni

SEDULURNYENI.COM. 17/3 2019 . Paguyuban seni dan budaya “Ngawe Kadang” Atau yg lebih akrab disebut “wedangan” akan mengadakan perhelatan seni rupa yang  ke 6. Pameran akan dibuka tgl 24 April 2019.Jam 19.00 wib. Tempat : Taman Budaya Yogjakarta.

Yang menarik adalah tema yg dipilih “Wanita Utomo Tuladaning Bongso.” Dimana momentum yg tepat untuk kembali membuka ingatan kita akan sosok pejuang emansipasi wanita yaitu : R.A Kartini yg kita rayakan setiap tgl.21 April .

Pada kesempatan yg baik ini para sesepuh menginginkan kita para perempuan untuk maju, mandegani acara pameran  dimana saya sendiri ditunjuk sebagai ketua panitia , sekretaris Eni Setyaningsih , bendahara Naim Farid papar Wati Respati saat di temui sedulurnyeni.com.

Sebagai sie acara : Wiwiek Poengki.dibantu,  Picuk Siwi serta tak lupa keluarga wedangan berada dibelakang kita.
Ada Bambang Sukono Wijoyo selaku ketua paguyuban, Sudjadjiyono, Chamit Arang,Heru Londo, S.Priyadi munggur, dan rekan rekan yg lain Tambahnya.

Wati juga merasa bangga dan gembira Bp Alexander Lutfi Dosen  Fakultas Seni Media Rekam ISI  Yogyakarta bersedia membantu dan nyengkuyung sebagai penulis sekaligus kurator.

Pameran  ini akan diikuti kurang lebih 100 perupa laki-laki dan perempuan. 92 adalah karya 2D dan 8 karya 3D.

Data Peserta sementara ini adalah sebagai berikut :

Karya 2D : 1. Agus Almasih 2. Faisal (Temanggung) 3. Bambang Sukono Wijaya. 4. Retno (Bali) 5. Indah Sari (Probolinggo) 6. Ishendri 7. Dn. Koestolo 8. Sudjadijono 9. Ibnu Wibawa (Klaten) 10. Sentot Raharjo (Solo) 11. Kawit Tristanto (Solo) 12. Surya Noermansyah (Surabaya) 13. Ida Fitriyah (Surabaya) 14. Liek Suyanto 15. Subandi Giyanto 16. Prihadi Moeljono (Solo) 17. Niluh Sudarti 18. Sugeng Ariyadi (Ponorogo) 19. Artha Pararta Dharma 20. Kawindro Malithuk 21. KPH.Noto Projo 22. Rusman Suryaden 23. Ashady 24. Pratiknyo 25. Djoko Sardjono 26. Jhoni Guntoro 27. Luwy Blaster 28. Sumiyati Herman (Solo) 29. Gunawan Raharjo 30. Damiana Endah Prabawati 31. Ansori (Klaten) 32. Tetty (Medan) 33. Hikmah (Pekalongan) 34. I gede putra udiyana (Bali)
35. Virgorina Hendrianti (Surabaya)
36. Noery Dyaz (Surabaya) 37. Hendrawan (Banyuwangi) 38. Gunawan Pastel Biru 39. Torres 40. Mona Palma (Semarang) 41. Pak Cilik Sugi  (Temanggung) 42. Nunuk Rebanu 43. Himawan (Surabaya) 44. Timur Adi 45. Nur Cahyo (Solo) 46. Wicaksono (Temanggung) 47. Mas Poor  (Ponorogo) 48. Setia Utami 49. Iron Supaley (Pasuruan) 50. Budi Utomo  / Momi 51. Didit Sardjo (Jakarta) 52. Betty Firly 53. Totok Buchori 54. Imron Safi’i 55. Agus Widodo (Salatiga) 56. Xang Trie (Temanggung) 57. Ratrine Alysa (Temanggung) 58. Atie Krisna (Semarang) 59. Diyoto (Temanggung)
60. Suparyanto 61. S. Irvan 62. Suhardi 63. Evri Irmasari 64. Sukoco Hayat DP.  65. Y Dedy Y (Temanggung) 66. Achid 67. Imam Dalang 68. Indah Nya  69. Ghusty GAUNG (Semarang) 70. Martopo Waluyono .  Karya Patung (3D) : 71. Dunadi  72. Ambar pranasmara 73. Djumadi 74. Timbul Raharjo 75. Nugroho (Hohok) 76. Chairul 77. Bagaskara.

Pematung dosen praktisi seni sekaligus pengusaha Timbul Raharjo dengan senang hati selalu menjadi bagian dari pameran wedangan.Dengan  semua itu menjadikan ibadah seni yg kita jalani menjadi lebih berbunga. Pameran akan dibuka Oleh Kanjeng Ratu Hemas : Permaisuri Sri Sultan HB.ke X . Harapan kami perkembangan seni dan budaya khususnya di jogjakarta dan Indonesia pada umumnya menjadi kian semerbak.dengan hadirnya para perupa perempuan serta seniwati budaya.

Tidak lagi perempuan sebagai pelengkap penderita dan obyek visual, Namun menjadi tokoh penting dalam lintasan sejarah seni budaya bangsa Indonesia.Salam seni tanpa batas .Pungkas Wati Respati. Sukoco.


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan