Patung Tino Sidin Karya Yusman Diresmikan sebagai tandai dimulainya Sewindu UUK DIY

 Seni

SEDULURNYENI.COM – Yogyakarta, Selasa 21 Juli 2020, Patung Tino Sidin karya Yusman telah diresmikan sebagai penanda telah dimulainya bergagai kegiatan “ Sewindu Undang-Undang Keistimewaan Yogyakarta(UUK)“.  Didukung  oleh Komunitas Yogya Semesta pimpinan Heri Dendi yang sejak 2007 telah berkomitmen dan bekerjasama dengan Pemprov DIY dalam mengadakan sarasehan-sarasehan tentang Yogya Istimewa dan rencana akan menggelar 4 sarasehan dan 3 diskusi di gedung Grhatama Pustaka. Patung Tino Sidin diletakan di lantai 1 menghiasi gedung perpustakaan yang megah di kota ini.

Hadir dalam peresmian tersebut diantaranya Tazbir Abdullah SH MHum (Ketua),Dr Haryadi Baskoro (Waket),Bahrul Fauzi,  MBA CSA (Sekretaris), Ibu Monika, Ibu Herlina, Ibu Sari, Prof Joko Suryo, Prof Darisworo, Prof Gunawan, Romo Dendi , Bapak Hasto, Tim Apriayanto ST,Yusman beserta tokoh penting lainya. Perwakilan seniman yang hadir diacara tersebut tergabung dalam panitia diantaranya Totok Buchory, Igrar, Titik Tino Sidin, Nur Azisah, Budiarto, Sukoco dan tamu undangan lainya.

Perform puisi oleh bapak Sigit Sugito dilantunkan dengan menyentuh hati para audien menambah sakral suasana malam itu. Dalam puisi tersebut tesirat sejarah pejuangan dan peran seniman untuk menjaga Yogyakarta yang Istimewa ini, “ Kita Hanya Bisa Berkarya “, sepenggal kalimat puitis yang penuh makna sebagai PR untuk diintepretasi.

Yusman menjelaskan mengapa patung Tino Sidin yang dipilih “ Bapak Tino Sidin adalah seniman dan juga pendidik yang tidak mengajarkan muridnya menjadi seniman, ini langka”.  Di gedung perpustakaan ini patung tersebut sangat tepat,karena  disini tempat membaca dan buku adalah alam Guru yang paling baik tambah Yusman.

Ditempat terpisah Titik Tino Sidin juga menjelaskan bahwa “ Bapak adalah sosok ayah yang sangat demokratis, membebaskan anaknya dalam memilih pendidikan, sangat humoris saat mengajar, namun pendiam saat di rumah”.

Penandaan Patung Tino Sidin Karya Yusman tersebut adalah awal peringatan Sewindu UUK DIY, akan ada puncak acara yang spektakuler, Yusman  menampilkan relief sejarah Jogja Istimewa sepanjang 160 meter beserta 6 patung Presiden RI serta karya  seniman  Maestro Joko Pekik, Aming Prayitno, Edi Sunaryo, Kartika Afandi dan seniman dari berbagai komunitas  serta sanggar yang ada di jogja ini pada tanggal 31 Agustus s/d 30 September 2020 akan menghiasi Jogja Istimewa bagaikan bunga yang berwarna warni. Sukoco Hayat/ SN

 

 


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan