Ndalem Djayaningratan akan menjadi ruang para seniman berekspresi dan bereksplorasi

 Seni

SEDULURNYENI.COM – Sabtu, 09 November 2019. Yogyakarta merupakan kota yang memang begitu Istimewa, selain terkenal menjadi kota pelajar, tentu saja Yogyakarta kaya akan sejarah dan kebudayaan. Sejarah tentang kehadiran sebuah kesenian, sejarah mengenai kuliner, sejarah mengenai kerajaan-kerajaan bahkan sejarah mengenai situs-situs atau bangunan kuno yang hadir ditengah-tengah kota. Salah satunya adalah Ndalem Djayaningratan yang berdiri dengan luas bangunan sekitar 4.950 m², terletak ditengah-tengah Kota dan dikelilingi puluhan hotel-hotel megah yang dekat dengan obyek wisata Kota Yogyakarta, merupakan bangunan bersejarah peninggalan Sultan HB VII.  Hadirnya kini tengah mengalami beberapa perubahan, tetapi tidak meninggalkan unsur bangunan kuno. Bangunan ini tengah dan dalam proses untuk terus dipercantik, selain guna untuk menjaga peninggalan sejarah tersebut dan untuk dipromosikan pada halayak umum, juga untuk memberikan peruntungan bagi masyarakat atau warga sekitar yang hidup dan tinggal didaerah hadirnya bangunan bersejarah tersebut. Kiat tersebut salah satunya seperti akan didirikannya sebuah cafe seni, art shop disisi barat bangunan kuno tersebut yang memang diperuntukkan untuk warga berjualan. Kemampuan mengolah suatu ruang untuk mencapai segala tujuan tadi, tentu saja didukung oleh para pelaku yang secara tulus mengabdi untuk memajukan wisata ditempat tersebut untuk diperkenalkan pada seluruh masyarakat dan dapat dijaga dan dirawat bersama-sama.

Beberapa kelompok seniman, kini tengah berhasil dan secara perlahan memiliki pemikiran-pemikiran yang baik dan jauh kedepan untuk bangunan bersejarah tersebut. Kini, yang baru bisa dilaksanakan adalah memperkenalkan adanya atau hadirnya bangunan bersejarah tersebut yang lahir ditengah kota besar dengan promosi melalui kesenian, khususnya Seni Rupa. Sebuah pameran yang begitu sederhana dihadirkan didalam sebuah ruangan minimalis yang sebelumnya tidak terawat, kini tengah disulap menjadi ruangan yang begitu menarik untuk dikunjungi. Ditambah lagi dengan adanya lukisan-lukisan yang dipajang pada dinding berwarna putih polos tersebut. Hadirnya semacam gallery tersebut juga selain memang menjadi pancingan atau mempromosikan pada masyarakat untuk dapat berkunjung, juga dapat memamerkan sekitar 120 hasil karya para seniman rupa dari seluruh Indonesia termasuk terdapatnya  lukisan Kartika Afandi dan Sadikin Pard.  Kehadiran pameran kali ini dibuat berbeda dengan biasanya yang mendapati sebuah pameran hanya dapat dinikmati secara langsung saja, tetapi konsep kali ini yang di cetus oleh Bapak Sukoco Hayat DP menghadirkan pemeran seni rupa Offline Online (PSROO) yang kini diperpanjang hingga tanggal 31 Desember 2019. Dapat dinikmati online melalui sosial media bagi mereka yang belum memiliki kesempatan untuk berkunjung, dan biasanya bagi yang penasaran dapat menikmati secara offline atau berkunjung langsung pada gallery tersebut sembari menikmati dan mengenalkan pada diri masing-masing mengenai bangunan bersejarah yang ternyata dapat diolah dan dijadikan kiat-kiat
obyek wisata di Yogyakarta.

Selain itu, peran Bapak Rully Permana selaku juru kunci serta pengurus paguyuban bersama panitia dari PSROO tengah mengupayakan segala sudut ruangan tersebut untuk dibenahi agar bisa dijadikan ruang para seniman atau siapapun dapat berkarya, menampilkan hasil karya, berdiskusi, membuka ruang obrolan atas perencanaan-perencanaan untuk bangunan bersejarah tersebut. Seperti yang terjadi pada Sabtu, 09 November 2019 pukul 10 Pagi, sejumlah mahasiswa jurusan tari ISI Yogyakarta diantaranya Haris Mujiono, Devi Eka, Herlambang Soleh, Ranty Muwa, dan Ni Made Oliftyansi yang didampingi dosennya yaitu Bapak Y.Surojo disambut hangat oleh panitia pengurus hingga berkesempatan untuk membuka diskusi bersama terkhususnya obrolan yang mengarah atas perencanaan Bapak Rully Permana mewujudkan apa yang ingin diharapkan dari proses hingga akhir pengenalan bangunan bersejarah tersebut dengan berbagai upaya. (Deo)


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan