Mermaid Couple di  nDalem Djayaningratan

 Seni

SEDULURNYENI.COM– Sabtu, 9 november 2019. Siapasih yang tidak tahu dengan mermaid atau putri duyung?.  Sosok ikan bertubuh manusia yang biasa kita dengar dongengnya dan kita lihat ceritanya di televisi sewaktu kecil.Yaaa tentunya semua tahu tentang cerita itu.

Mermaid atau putri duyung kini hadir dalam lukisan yang begitu indah.Salah satu lukisan yang dibuat oleh seniman bernama Ipin Saripin memberi warna yang begitu unik dalam karya yang dia beri judul mermaid couple.

Dalam membuat karya lukisnya itu, Bapak Ipin Saripin mengatakan “Bukan suatu inspiras idari sesuatu yang sudah ada, tapi merupakan luapan apa yang ada dalam pikiran saya saat menghadapi kanvas, dengan bingkai keindahan dan kasih sayang yang saya gambarkan dalam komposisi sepasang mermaid dan kegembiraan ikan- ikan. Dalam ide tentunya merupakan hasil penggalian dari perenungan yang biasa terjadi melampaui waktu berhari- hari tapi juga bisa hadir secara dadakan saat menghadapi kanvas”( wawancara via whatsapp).

Lukisan yang dibuat oleh Bapak Ipin Saripin tersebut dibuat pada tahun 2019 dengan material Acrilyc di kanvas, berukuran 100cm x 150cm. Lukisan beliau di pajang dalam Pameran Seni Rupa Offline Online (PSROO) yang diadakan dari tanggal 5 oktober- 31 Desember 2019 di nDalem Jayaningratan, Jl. Dagen 219, Yogyakarta.

nDalem Jayaningratan merupakan bangunan tua bersejarah yang dikelilingi hotel- hotel maupun bangunan megah lainnya.Bangunan tersebut sudah berdiri puluhan tahun lamanya dan tidak banyak diketahui oleh penduduk lokal.Saat pertama kali ingin membersihkan tempat tersebut sebelum diadakannya PSROO, bangunan tersebut masih sangat usang, berantakan dan banyak di sarangi oleh laba- laba, kelelawar, maupun hewan lainnya. Namun karena adanya kemauan dan semangat yang gigih muncul dari para pengelola, bangunan atau tempat bersejarah tersebut mulai di bersihkan dan mulai di beriwarna kembali.walaupun harus memakan waktu yang cukup lama,para penggelola tidak pernah berhenti untuk terus memperbaikinya. Karena para pengelola ingin menjadikan tempat bersejarah tersebut sebagai wadah bagi para seniman yang ingin berkarya dan bereksplorasi.(muwa)


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan