Mengenal Perupa Sukoco Hayat DP

 Seni

Sedulurnyeni.com. 27/4 2019. Sukoco Hayat  DP adalah perupa kelahiran Karanganyar  3 mei 1974 putra ke 2 dari 6 bersaudara pasangan Bapak Sartoto  HS dan Sukiyanti. Pada tahun 1993 lulus SMA Negri Jumapolo jurusan A1. Jumapolo merupakan sebuah kota kecamatan di kabupaten Karanganyar  Surakarta . Pada tahun itu melanjutkan kuliah di IKIP Negeri SEMARANG  sekarang UNES , Jurusan Pendidikan Seni Rupa melalui jalur PMDK , aktif dalam organisasi kemahasiswaan, pernah menjadi Ketua HMJ Seni Rupa, sempat mendapatkan beasiswa SUPERSEMAR di era presiden Soeharto.

Di semester akhir mengambil TA dengan judul ” Ungkapan Rasa Cinta Kasih Sayang Dalam Karya Seni Patung ” pada saat itu di tahun 1998  tepatnya  tgl 6 Desember menikah dengan Hertanti Widyaningsih asal Ngaliyan ,Semarang. Dan dikaruniai anak pertama dan diberi nama ” Klanna Prila Ghape ” yang artinya pengembara yang di kasihi Tuhan.

Setelah kelahiran anak pertama tersebut istri tercinta Sukoco Hayat mengalami sakit yang tidak kunjung sembuh, dan mendapat Vonis dokter bahwa kemungkinan punya anak lagi sudah tipis. Pada saat Sukoco Hayat mengerjakan tugas patungnya.  Sukoco mengalami pergumulan dengan sakit istrinya, dan disore hari merasa berdialog dengan sang Pemberi sembuh / Tuhan ” Ungkapan rasa cinta kasih sayangmu itu jangan untuk patung-patungmu dulu ” tetapi selamatkan istrimu dari sakitnya?, kegelisahan itu terjawab esok paginya ada tawaran pekerjaan di Jogja dan di suruh menempati bangunan di Jombor.

Pada tahun 2000 dengan tujuan mencari kesembuhan kami sekeluarga pindah ke Jogja dan ternyata benar bahwa istri sembuh tanpa obat, ini mujizat adanya , hati yang gembira adalah obat yang mujarap,  sementara dulu di semarang oprasi sampai 3 kali belum diberi kesembuhan. Karunia Tuhan sang pembawa sembuh mematahkan vonis dokter. Puji Tuhan kami dikaruniai tambahan  anak 5 lagi sehingga genap 6 .

Dari kontrak rumah dan perpindah – pindah, akhirnya Tuhan kasih rumah buat keluarga kami di Perum Gunung Sempu Pada tahun 2010 , tapatnya di Jl Rakai Layang V no 162 Rt O5, Tamantirto, Kasihan , Bantul dan menetap hingga berKTPkan di sana. Dari usaha SUNati susu kedelai hingga Bakmi Jawa Bu Wiwied Sukoco membangun pondasi untuk usaha istrinya, sambil membangun pekerjaan  dunia seni serta mulai aktif ikut pameran seni rupa atas suport kakak kelas bernama Biyant Subiyanto yang saya anggap sebagai pakde yang baik hati.

Dari bermula di Pameran Nandur Srawung di TBY 0ktober 2017 hingga sekarang aktif berpameran bersama seniman-seniman Jogja dan dulur seniman kota- kota besar di Indonesia. Dengan penuh semangart Sukoco menggali segala potensi yang ada dari menulis di media hingga berkarya rupa, pengendang gamelan religi di greja, sebagai bapak kepala keluarga yang apa adanya berusaha melakukan yang terbaik sebagai Insan Seni yang berguna bagi siapa saja.

CV. Sukoco Hayat DP

Aktivitas Pameran:

2017 : Nandur Srawung, TBY

2018 : Wedangan , TBY

OTS dan Pameran Museum

Afandi

OTS Omae Kartika Afandi

Bazar Art , Jogja Gallery

Bazar Art & Pameran Wedangan Plaza Ngasem Yogyakarta Pameran Edu Art TBY

Pameran Jog Jak TBY

2019 : Pameran Nusantara Jogja Gallery PSRO#1 dan #2 Dunia Maya Pameran Wedangan TBY

Pameran “Saat Mata Tertambat” OMAE Kartika

Pameran “ Jhaghah “ Bondowoso

Pameran “ Pengayun Ayun “ TBS Solo

PSRO2 “ Bebas Gaya Santun Dalam Rupa “ nDalem Jayaningratan, Jogja

 

Studio : Sukacita Visual.

Jl Rakai layang V no 162,

Rt 05 Perum Gunung Sempu

Tamantirto, Kasihan. Bantul, Yogyakarta email: sukocohayat@gmail.com

Hp    : 0857 0179 8344

Web : sedulurnyeni.com migunaninews.blogspot.com

 

Demikian sekilas tentang  Sukoco Hayat DP dan rasanya masih kurang lengkap rekam jejak Sukoco  Hayat DP  bisa brosing di google.

Terimakasih Sukoco Hayat DP

 

 

 


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan