Mengapa Jogja Sketsa Bersama Maestro Hanya Bersama 200 Seniman ?

 Seni

SEDULURNYENI.COM. Jogja sungguh Istimewa, animo dan semangart para seniman untuk selalu aktif dalam setiap kegiatan seni rupa sangat besar. Sehingga setiap ada event kesenirupaan di Jogja selalu padat dengan peserta.

Seperti acara di tanggal 4 Agustus 2019 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta ” Sketsa bareng bersama Maestro di titik 0 Malioboro Yogyakarta hanya bisa menampung 200 Seniman undangan karena untuk memenuhi birokrasi dan belum bisa menampung seluruh aspirasi seniman di Jogja,  kuota sangat terbatas seperti yang di sampaikan oleh Dra. Pratiwi Yuliani Kepala Bidang Pelestarian  Warisan Nilai Budaya Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta saat di konfirmasi jurnalis sedulurnyeni.com di area kegiatan Titik 0 Yogyakarta (4/8/2019).

Di jelaskan pula oleh beliau Ide / Gagasan bermula dari Kepala Dinas yang adalah Arsitek sehingga ingin memetakan sejauh mana kegiatan para perupa terutama kegiatan menyeket atau melukis di Jogja Ini. Permohonan maaf disampaikan kepada seluruh seniman yang berada di Yogyakarta dengan keterbatasan kuota dan anggaran dana. Namun demikian acara ini terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung untuk menyeket/ melukis bersama di ruang publik, ini terbuka bagi umum. Untuk kedepanya kami siap untuk memperbaiki agar semuanya Ideal tetapi tetap sesuai dengan birokrasi dan aturan pemerintah yang ada. Kami Juga menerima kritik dan saran, serta mohon maaf bila pada event ini banyak sekali kekurangan karena ini adalah yang pertama, tambah Dra. Pratiwi Yuliani kepada sedulurnyeni.com.

Menjawab pertanyaan kedua mengenai birokrasi untuk mengajukan proposal kegiatan komunitas seni rupa untuk dapat bersinergi dengan Disbud? Jawab Beliau  Monggo silakan ajukan proposal ke kami dan datang saja ke Dinas. Acara Skesa bersama ini sebenarya sudah di impikan sejak lama, namun baru bisa terealisasi sekarang. Kami sangat bersyukur kepada seluruh partisipan atas terselenggaranya acara ini, dan sekali lagi mohon maaf kepada seniman yang belum sempat ikut partisipasi, kedepan bisa kita tata yan lebih Ideal pungkas Dra Pratiwi.Sukoco/sedulurnyeni.


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan