Kayu Spanram Bermasker Ikut Pameran Seni Rupa UUK DIY

 Seni

SEDULURNYENI.COM – Jogja memang Istimewa, semangat dalam berseni khususnya seni rupa tak bisa di bendung. Pameran Seni  Rupa Sewindu Undang Undang Keistimewaan Yogyakarta segera di gelar Mulai 31 Agustus 2020 hingga 30 September 2020 di gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY “ Grhatama Pustaka dan Depo Arsip “ Jl Raya Janti, Banguntapan, Bantul dan akan di buka oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Puluhan karya di gelar dalam pameran tersebut menampilkan karya 3 da 2 dimensi. Pematung Yusman berada di garis depan sebagai Panglima dengan Karya 11 Relief monumental yang menceriterakan sejarah Keistimewaan Yogyakarta beserta 6 Patung Mantan Presiden RI karyanya ikut memberi kemegahan dalam pameran tersebut.

Puluhan seniman  lukis dan patung dari berbagi perwakilan komunitas seni di Jogja memberi warna dalam pameran seni rupa sewindu UUK DIY . Istimewa pula pameran ini akan menampilkan karya seniman Almarhum diantaranya : Tino Sidin , Lian Sahar, Najah Djamin, Wardoyo dll. Maestro Djoko Pekik , Nasirun juga ikut handarbeni nyengkuyung pameran ini bersama seniman muda yang tergabung dalam komunitas seni jogja memberi warna indah di tengah suasana keluar untuk merdeka dari Pandemi Covid 19.

Sebuah karya dengan judul “ Bermasker “ berukuran 30×30 cm, sengaja dibuat Sukoco Hayat DP  sebagai bentuk keprihatinan kahanan negeri ini atas musibah pandemi covid 19 yang sangat berdampak dalam perekonomian masyarakat dan menganggap ini masa sulit. Kayu spanram bermasker sebagai bentuk visual kemiskinan berada di situasi sekarang ini, tak hanya Sukoco , Otok Bima Sidarta juga menegaskan dengan judul karyanya “Ini Pageblug Lo? “, Tetapi Stevan Buana tak tinggal diam kobarkan  semangat untuk bangkit  dan merdeka dari Corona, MERDEKA BUNG. Sukoco/SN ( 17/8/ 2020)


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan