Home Concert Ajang Gotong Royong dan Saling Toleransi

 Seni

Kamis, 24  November 2019 | 16.00 WIB

Sedulurnyeni.com – Home Concert atau Konser di Rumah dimaknai oleh sebagian besar mahasiswa Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) ISI Yogyakarta, sebagai Konser yang digelar secara rutin setiap mahasiswa yang sudah menempuh semester lima. Dimana Home Concert selalu menjadi ajang eksistensi setiap angkatan. Apa yang diperoleh itulah yang diterapkan, selain itu Home Concert juga digunakan sebagai ajang gotong royong dan saling toleransi oleh mahasiswa FSP.

Seperti yang kita ketahui orang yang berkecimpung di dunia seni pertunjukan tidak bisa lepas dari kerja kolektif atau bekerjasama. Pada kesempatan kali ini mahasiswa FSP menggelar Home Concert yang diadakan oleh mahasiswa Tari angkatan 2017, yang di gelar selama dua hari berturut-turut yaitu pada tanggal 22-23 November 2019 di Pendopo Jurusan Tari dan di halaman belakang Plaza FSP.

Kegiatan ini melibatkan lebih dari 150 mahasiwa yang terdiri dari berbagai Jurusan di Fakultas Seni Pertunjukan dan juga lintas Fakuktas untuk saling membantu menyukseskan kegiatan Home Concert mahasiswa jurusanTariangkatan 2017. Menurut Lilo salah satu mahasiswi yang juga terlibat kegiatan ini sangat antusias dengan pertunjukan yang digelar selama dua hari. Dengan mengusung konsep Persatuan yang diambil dari kisah Patih Gajah Mada yang menyatukan Nusantara, Konsep tari yang akan digelar akan menceritakan persatuan dari berbagai cerita mahasiswa dengan problematika yang dihadapi sebagai mahasiswa tari. Namun sebelumnya pada hari pertama pertunjukan di gelar di pendopo jurusan tari dengan mengusung repertoar tari yang sudah pernah di tempuh dari semester 1 sampai dengan semester 4, yaitu tari Ratoeh Jaroe, Tari Beskalan, Sonteng, Serampang 12, Pendet danTari Beksan Gatot Kaca Suteja gaya Yogyakarta. Dan barulah di hari kedua dengan judul Dwi pantara akan digelar sebagai penutup dan juga tari kolaborasi angkatan.

Antusias dari mahasiswa juga sangat terlihat saat memberikan woro-woro kemasyarakat yaitu dengan berkampanye keliling menggunakan kendaraan sepeda motor, mengelilingi daerah Panggung harjo dan sekitarnya. Harapan agar pertunjukan Home Concert tari agar bisa dinikmati tidak hanya oleh kalangan mahasiswa saja tapi juga bisa dinikmati oleh masyarakat luas akhirnya terwujud. Meski di tengah kesibukan dan padatnya jadwal setiap personal tidak menyurutkan semangat untuk saling gotong royong dan toleransi, Dan melihat antusias audien, kegiatan ini sukses dan bisa menjadi kenangan bagi mahasiswa jurusanTari angkatan 2017. Semangart Antakara ! – Haris Mujiono/sedulurnyeni


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan