Ekspresi Perupa Kelompok 7+ di Tembi Rumah Budaya

 Seni

Ekspresi Perupa Kelompok 7+ di Tembi Rumah Budaya

SEDULURNYENI.COM – Pemeran Seni Rupa Bertajuk “Ekspresi” telah resmi dibuka secara offline di Tembi Rumah Budaya Jl. Pariang Tritis  Km 8,4 Tembi,Timbul Harjo Sewon, Bantul, secara online di galeri seni rupa online psroo.com dan Youtube Sedulur Nyeni.(31/5/2021)

Ketua panitia pameran Kelompok 7+ Menol Juminar sangat bersyukur atas terselenggaranya pameran ini di sambut positif Totok Barata dari Tembi Rumah Budaya, bahwa ini semua atas Ridho “ Tuhan Yang Maha Esa “.

Panca Kasih Atmajani tampil ekspresif dengan tarinya Tumandang Gawe di dukung dengan penampilan Duo Tua ( Liek Suyanto & Otok Bima Sidarta ) di kemas MC Alek  tampil spontan sebagai bagian dari perform art dalam pembukaan Pameran Seni Rupa “Ekspresi” Kelompok 7+.

Pameran dibuka oleh Dr.Drs. Hajar Pamadhi MA, Hons  yang juga merupakan Kurator dalam pameran tersebut. Menurut Hajar Pamadi Pameran Seni Rupa Kelompok 7+ sangat inspiratif karena berani meyakinkan publik bahwa karya-karya yang ditampilkan adalah hasil ekspresi dengan apa adanya, menyampaikan gagasan secara visual figuratif dan non figuratif dengan kekuatanya masing-masing pelukis sebagai sebuah Manifesto Ekspresionisme di tahun 2021 menyongsong hari lahirnya Pancasila,1 Juni.

Dalam kurasinya Niluh Sudarti sangat bahagia tampak melalui warna-warna cerah dalam lukisannya dengan goresannya yang sangat ekspresif menunjukan kebangkitan semangat baru di masa pandemi. Sukoco Hayat DP menyampaikan kekuatan rasa dalam karya “ Rekam Jejak”di sampaikan melalui ekspresi warna-warna spontan di perjelas melalui barcode yang di tempel sebagi rekam jejak digital.

Timur Adi Jiwanto mengangkat yang diatas untuk di turunkan, karya Tuhan Yang megah yaitu Pohon sebagai simbol  kerendahan hati dalam karyanya.Rudi Prastyanto mengekspresikan kegalauanya dengan visualisasi wanita menggunakan media paku dan benang yang dikerjakan kurang lebih 1 bulan. Menol Juminar menampilkan panglima langit dengan ekspresi simbol garuda satu dan garuda dua.

Dwi Haryanta  mengekspresikan  simbul Jago dan babon ayam melalui komposisi warna-warna cerah menjadikan lukisannya tampak indah. Victorya Christiani dan Andi Hartana menggunakan warna monokromatik mengekspresikan simbol non figuratif mengajak audien untuk ikut larut dalam kedalam alur garis, warna dan tekstur. Untuk melihat semua karya dapat dilihat di  Youtube Dedulur Nyeni dan di Galeri Seni Rupa Online PSROO.COM dengan klik disini.

Pameran “Ekspesi’ digelar mulai 31 Mei – 13 Juni semoga mampu memberi semangat baru dan gairah berkarya di dunia seni rupa Indonsia khususnya di Yogyakarta yang ikut terdampak  pandemi, mengajak kita untuk selalu eling dan waspada, mendekat kepada Yang Maha Kuasa..

Redaksi.

 


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan