Eksotiknya Pameran Seni Rupa Antar RT

 Seni

SEDULURNYENI.COM – Pameran seni rupa bertajuk “Ngliwet” akan dibuka oleh Ketua RT 06 Cangkring Malang Wetan, pada hari Sabtu 20 Juli 2019 jam 16.00 di Ruang Pamer Studio Lukis Andi Ramdani, beralamat Cangkring Malang Wetan Rt. 06, Kowen 1, Timbul Harjo, Sewon, Bantul dan berlangsung sampai 20 Agustus 2019. Pameran ini menampilkan 40 karya lukis, patung dan seni kriya, diikuti 25 seniman diantaranya Ahmad Arif Affandi, Ambar Pranasmara, Andi Ramdani, Andika Industriana, Anto Sukanto, Alfian Edi, Dadah Subagja, Aidil Adha, Dadang Imawan, Deden FG, Edi Priyanto, Iqbal, Jajang Kawentar, Juned Coret, Julianto, Khairul Agustian, M. Fadil Abdi, MA Hasby (boi), Mely Fitria, N. Rinaldi, Nurify, Ratih Alsaira, Riki Antoni, Rojal Fikri, Sindu Siwikan, Suhanda Zainal, Solichin Totok, Tono Haryono dan bintang tamunya Karin Van Der Molen (Belanda), Szigeti Scongor (Hongaria) .

Seniman tingkat Rukun Tetangga (RT) melibatkan seniman yang berada di satu lingkungan ke-RT-an, didukung seniman dari RT sebelah, merupakan upaya menjalin kerukunan sekaligus membangun dan mengembangkan seni rupa di lingkungan ke-RT-an. meskipun tingkat teritorial ini menjadi semu, karena sesungguhnya seniman yang terlibat ini sudah menjalin hubungan antar seniman di tingkat nasional pun internasional karena berbagai media sosial dijajal.

Kehidupan seni rupa di ke-RT-an semakin berkualitas sehubungan aktivitas yang dilakukannya tidak hanya sekedar di lingkungan RT, namun gaungnya tidak menutup kemungkinan bisa melewati antar pulau, antar provinsi bahkan manca negara. Ho oh lho.
Para peserta pameran “Ngeliwet” kebanyakan dari berbagai tingkat akademis, ada juga beberapa yang autodidak. Sehingga pameran ini cukup mewakili aspirasi seniman, apa dan bagaimana yang dirasakan serta dipikirkan seniman saat ini di lingkup ke-RT-an.

Pameran ini tidak hanya mengundang warga sekitar supaya mengenal bagaimana kehidupan seniman dan karyanya. Tapi mengundang siapapun yang menginginkan keindahan karya seniman lingkup RT dan prosesi pamerannya. Banyak warga yang hanya mengenal ada warga yang menggeluti profesi seniman namun tidak mengenal bagaimana karyanya apalagi mengetahui bagaimana proses berkaryanya.

Memang kegiatan ini sebaiknya dan perlu diikuti oleh warga serta diinisiasi oleh warga atau senimannya sendiri, supaya terdapat komunikasi seniman dengan warganya dan komunikasi warga dengan karya senimannya. Sebab karya seni mengungkapkan kebenaran dan kebebasan, warga sebaiknya mendapatkan pencerahan mengenai kebenaran dan kebebasan itu.

Pameran seni rupa antar RT “Ngeliwet” ini juga tidak sekedar menanak nasi Liwet, namun memiliki pesan kebersamaan, mencari kebahagiaan, berbagi pengetahuan dan berbagi rejeki. Salam seni rupa dari RT sebelah. Jajang Kawentar/ sedulurnyeni 18/7/2019


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan