5 Lukisan Terjual di Pembukaan Pameran  Karya On The Spot

 Seni

Yan Santana,MC Eny dan Yakob Varame sedang menerima Cindera Mata Dalam Pembukaan Pameran di Kembang Jati Art House

SEDULURNYENI.COM – Sebuah kabar gembira pada malam hari ini 20 September 2019 di acara pembukaan Pameran Karya On The Spot 50+ Seniman di Kembang Jati Art House  Jl. Kesejahteraan Sosial Yogyakarta yang di buka Oleh Yakob Varame telah membawa berkah 5 lukisan laku terjual. Kelima lukisan tersebut adalah karya dari Totok Buchory, Subandi Giyanto, MM Nanik Sri Gunarti, A Haris dan Yosef Banyu.

Yakob Varame setelah  wawancara dengan Sukoco Hayat

Menurut Yakob Varame Karya On The Spot alam yang di lukis tampak terasa,semilir angin, beceknya air , teriknya matahari , ganasnya alam menyatu sehingga karyanya punya rasa. Dan on the spot perlu di galakkan karna ini outentik dengan kegiatan seniman lama, Seperti Afandi juga melakukanya.

Yan Santana selaku penggagas acara on the spot di studio alam Putubiung,Gunung Pule Kasihan, Bantul sangat bangga dan senang atas dukungan teman- teman seniman diantaranya Wati Respati, Heru Londo, Totok Buchory,Sukoco Hayat DP dan Alex Luthfi R beserta seluruh peserta OTS dan Pameran, Tedjo Badut , Pringgo Akustika, Yakob Varame yang telah membuka pameran , Kembang Jati Art House, MC Eny, serta seluruh yang terlibat suksesnya acara ini, tentunya yang pertama adalah terimakasih kepada Allah Yang Maha Kuasa.

Atok Sutarto Mengoleksi Karya MM Nanik Sri Gunarni dan Yosef Banyu

Atok Sutarto membeli 2 lukisan sekaligus yaitu karya Yosef Banyu dan MM Nanik Sri Gunarni, menurutnya bahwa karya kedua seniman ini menarik dengan kedetailan pada ranting-ranting yang patah, batu kapur yang tampak timbul, daun dari pohon teresede khas yang ada di daerah bukit pule di tangkap begitu indah ditambahi patok-patok kayu berkomposisi menarik sehingga karya betul-betul punya rasa.

En Roel berpose dengan karya Subandi yang dikoleksinya

EN roel membeli karya Subandi karena alasan lukisan beliau beda dengan yang lainya , judul  Puhon Bukit Pule dan akan di pajang di dinding rumahnya. Totok Buchory sangat berkesan malam ini senang dengan keguyuban dulur-dulur seniman yang saling memberi suport,terimakasih kepada apresian yang telah mengoleksi karya-karya on the spot, dan pameran ini tentunya menjadikan wisata seni yang berbeda. Karna bukan karya di dalam studio.

Suasana meriah malam pembukaan pameran tampak Mbah En Iskandar tersenyum ramah.

Para Tamu Undangan Menikmati Suasana Kembang Jati Art House bersama hiburan Pringgo Akustika

Dan bagi pecinta seni tentunya masih ada kesempatan untuk berapresiasi dan mengoleksi karya-karya seniman lainya sampai 30 September 2019 mendatang, mumpung masih ada 48 karya seniman yang di pamerkan, tentunya karya On The Spot yang sedang hangat di perbincangkan dan akan di angkat pula sebagai Tema Sarasehan pada 28 September 2019 di Saung Banon Art, Jl Godean Yogyakarta “ Mengapa On The Spot? “Sukoco/ sedulurnyeni


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan