Tandang ke Kampus Seni, KumpasTuntas KaryaTari dan Musik oleh Disparbud Kabupaten Kediri

 Budaya

Selasa, 5 November 2018 | 10.00 WIB

Sedulurnyeni.com – Bedah karya memang sekarang sudah sangat jarang di jumpai di setiap pertunjukan , setelah pertunjukan usai tidak ada komunikasi lebih lanjut antara pengkarya dan penonton, sehingga banyak muncul presepsi berbeda-beda. Kali ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri mendapat kesempatan untuk datang ke kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta,membawa dua repertoar tari dan musik untuk di bedah karyanya oleh pakar seni yang berkompeten dibidangnya.

Acara ini di ikuti oleh duta pariwisata, duta batik, duta sejarah, seniman dan dari instansi dinas Kabupaten Kediri dengan harapan bedah karya ini bisa menjadi cambuk atau bentuk kritikan yang bisa membangun dan mengkoreksi kesenian yang ada di Kabupaten Kediri.KumpasTuntas kesenian ini melibatkan praktisi seni seperti Drs. Joko Tri Laksono M,Hum yang ahli dibidang musik tradisional gamelan gayaJawaTimuran dan Dr. Bambang Pudjaswara SST,. SU yang kompeten di bidang tari tradisional.

Menurut Sulistyawati Kasi Jasa Hiburan dan Kelembagaan Disparbud Kabupaten Kediri dengan adanya kupas tuntas ini ,seniman di Kediri bisa mengetahui kelemahan sehingga tahu bagaimana aspek jualnya dan pengembangan promosi yang menyangkut pariwisata di Kabupaten Kediri. Dalam acara ini ada dua repertoar tari yang diiringi oleh music gamelan live yaitutari Nyai Plandang dan tari Penthul Marucul yang dua karya ini musik dikomposeri oleh orang yang sama yaitu Sugeng Lukito Jiwo.

Di repertoar pertama Tari Nya iPlandangyaitumengisahkantokohwanita, istridarimasyarakatpemimpinajangaducambukatauUpacaraTibanuntukmemintahujan.Tariinitampilperdanasaatajang Festival KesenianTari di JawaTimurtahunlalu.Kemudian di repertoar kedua menampilkan Tari Penthul Marucul yang mengisahkan penggambaran panji Gunungsari yang menyamar menjadi seniman Jantur atau ngamen dengan di tutupi topeng, karya tari ini di kemas dengan konsep komedi dan ringan.Awal penciptaan tari Penthul Marucul untuk kebutuhan tari massal yang di ikuti lebih dari 1200 di Simpang Lima Gumul Kediri dengan penari siswa/I SD dari 26 Kecamatan di Kabupaten Kediri.

Dengan adanya kegiatan ini harapannya dari Diparbud Kabupaten Kediri bisa menarik pengunjung wisatawan untuk datang ke Kediri, menikmati eksotika Kabupaten Kediri yang menawan, baik menikmati tempat wisata dan kesenian dari Kabupaten Kediri.(Haris)


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan