PANCA dan NAILA lahir dari Omah Joget Kenyo Cengkir

 Budaya

SEDULURNYENI.COM – Panggung Bantul Exspo Taman Gabusan pada tanggal 1 Agustus 2019 di penuhi puluhan  penari dari berbagai sanggar yang ada di Yogjakarta di antaranya Sanggar Kenyo Cengkir Asuhan Ibu Kumara. Saat di temui di lokasi Bantul Exspo Ibu Kumara menjelaskan  kepada Jurnalis sedulurnyeni.com bahwa anak didiknya menampilkan 5 Tarian diantaranya Tari Kepyar, Cublak – Cublak Suweng, Sayang Songo, Tari Paijo, dan Tari Sumilaking Pedut dengan total penari yang di pentaskan 38 anak.

Panca dan Naila adalah salah 2 di antara puluhan penari yang sempat berjumpa dengan sedulurnyeni.com di malam itu (1/8) . Panca Dan Naila lahir dari sanggar Kenyo Cengkir dengan perjuangan panjang penuh dengan kedisiplinan untuk terus latihan, pentas dan latihan di sela- sela rutinitas sekolah di SD Winongo sejak beberapa tahun lalu hingga sekarang.Mereka berdua adalah bagian anak sanggar kenyo cengkir yang beruntung ikut lolos seleksi sebagai bagian penari bantul di HUT Bantul 188 beberapa minggu lalu.

Perjuangan panjang membuahkan hasil yang membanggakan orang tua kedua sahabat tersebut. Mama Panca ( Hertanti Widyaningsih ) sangat bangga dan senang dengan perjalanan karir Panca, adalah sebuah penghiburan melihat anaknya berprestasi pungkasnya, sehingga perjuangan apapun dilakukan untuk anak agar mereka sukses. Seperti halnya Ayah Naila ( Alam Sahudi )  bersama Ibu dari Mrisi RT 03, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul sangat mendukung Naila. Naila ingin berkontribusi sebagai anak yang nguri-uri atau melestarikan budaya lewat Tari, papar Alam Sahudi Ayah Naila.

Saat ditanya mengenai uang pembinaan saat menari di HUT Bantul? Naila gunakan uang tersebut untuk membeli seragam sekolah Naila papar Ayah (Alam Sahudi). Demikian juga dengan Panca Kasih Atmajani saat pulang  membawa Helm baru warna merah yang dibeli langsung dari uang pembinaan sehabis pentas Hut Bantul 188 kemaren. Ketika di tanya kenapa beli Helm ?  Panca Hanya Tersenyum.

Kebahagiaan kedua keluarga Panca dan Naila adalah wujud syukur atas talenta yang diberikan Allah Sang Pencipta kepada anak-anak sebagai generasi penerus kedepan bangsa Indonesia, selamat memperingati HUT RI 74 , Menuju Indonesia Unggul. Sukoco/ Sedulurnyeni.


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan