Jamasan Pusaka Peninggalan Syekh Jangkung / Kyai Landoh di Kulon Progo

 Budaya

SEDULURNYEN.COM – Indonesia sangat terkenal dengan budaya yang beraneka ragam dan ada keunikan tersendiri bagi wisatawan mancanegara, salah satu contohnya : wisata relegius dengan ritualnya yang kental dan kuat bernuansa Budaya Jawa seperti ; peninggalan bersejarah Syekh Jangkung atau biasa dikenalnya dengan nama Kyai Landoh, tepatnya berada di Pedusunan Lendah, Desa Jatirejo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pada hari Jum’at Kliwon, tanggal 11 Sepetember 2020, Masyarakat Setempat khususnya masyarakat Pedusunan Lendah dengan gabungan kelompok sadar wisata ( Pokdarwis Sekarjati ) melakukan ritual

” Jamasan Pusaka Peninggalan Syekh Jangkung / Kyai Landoh ” yang bertepatan pada bulan Sura. Sebenarnya acaranya diadakan Kirab Budaya, namun dikarenakan di Negara Kesatuan Republik Indonesia kita tercinta ini tetap harus waspada terhadap pandemi covid_19, maka Kirab Budaya ditiadakan dan acara seremonial jamasan tersebut pun dibatasi beberapa orang yang hadir. Yang hadir dari Dinas Kebudayaan Kabupaten Kulon Progo Dra. Niken Probo Laras, S, Sos, MH selaku Kadis Kebudayaan / Kundha Kabudayan Kabupaten Kulon Progo, Pokdarwis Sekar Jati, Kepala Desa Jatirejo  H. Rosipin  , Perwakilan Koramil, Perwakilan Polsek Lendah / Babinsa, Mahasiswa Peneliti Campus UAD Jurusan Biologi Mas Khairul Anam, Budyawan Ibu Yani Saptohudoyo, Masyarakat Umum, Ketua Organisasi Masyarakat KITA DIY Bapak Kuwat beserta Beberapa Pengurus Lainnya,  Organisasi Masyarakat Bidang Pertanian dan Pariwisata  Ferdinand danTeam Media dari Dinas Kebudayaan Kulon Progo.

Syekh Jangkung ini adalah Seorang Ulama pada jaman Kerajaan Mataram, jamannya Panembahan Senopati. Beliau pertama kali menyebarkan agama Islam di Pedusunan Lendah pada jaman silam dan sekarang Lendah menjadi struktur Pemerintahan Kecamatan, keterangan Bapak Yitnodoharjo ( Masyarakat Lendah ) saat ditemui Media.

 Jamasan ini artinya : menyucikan benda – benda pusaka peninggalan bersejarah. Adapun jamasan ini berupa : Kudirancang, Batokbolu, Kitab Suci Alquran Tulisan Tangan Sampulnya Dari Kulit menurut Yitnodiharjo saat ditemui Media.

Acara jamasan ini dipelopori oleh Yayasan Kyai Ageng Lendah Yogyakarta yang di ketuai  Sukamar, S. Ag., M. Pd dan  Bambang Santosa selaku Ketua Pokdarwis Sekarjati menurut  keterangan  dari Hartati Rahayu, S, Pd, M. Pd.  ( Bantul 20/9/202, Ferdinand)


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan