Dibalik Bangunan Bersejarah Tersembunyi di Kota Yogyakarta

 Budaya

SEDULURNYENI.COM –  Sabtu, 9 November 2019 | 10.00 WIB Siapa sangka ketika bangunan yang sudah dianggap usang, sudah lama tidak digunakan, bahkan dianggap angker oleh banyak orang di Yogyakarta, khususnya di wilayah Jalan Dagen, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta, masih memiliki daya pikat tersendiri. Tempat yang semula digunakan sebagai kampus Universitas Proklamasi tepat berada di belakang bangunan yang Ndalem Djayadiningratan, merupakan bangunan peninggalan Gusti Kanjeng Sultan Hamengku Buwono (HB) VII, yang sudah sangat lama tak terurus disulap menjadi lokasi pameran seni rupa yang di pamerankan secara offline dan online ( PSROO ), dan merupakan pameran yang pertama kali dengan system seperti itu di Indonesia.

Kepedulian akan tempat yang sangat berpotensi ini terus dilakukan secara bertahap, dengan luas tanah 4950m² ini menurut Rully Permana atau akrab disapa om Ruli ini akan ada beberapa rencana yang sudah diprogramkan diantaranyaa dalah art shop, dan pergelaran budaya yang akan dilaksanakan bulan depan. Tujuan tidak lain dan tidak mungkin adalah agar masyarakat tahu akan Ndalem Djayadiningratan. Pada tahun 2018 tempat ini sudah digunakan pertama kali menyelenggarakan Pergelaran Budaya. Selain itu setiap hari Minggu selalu rutin diadakan kegiatan pelatihan tari anak-anak.

Ndalem Djayadiningratan ini sudah hampir tidak digunakan 25 tahun lamanya, dan pada 2018 itu lah muncul ide dari om Ruli membuat kegiatan untuk mengenalkan Bangunan bersejarah ini. Bekerjasama dengan Sukoco owner dari Sedulurnyeni.com hingga muncul ide sebagai tempat pameran.Menggandeng beberapa seniman dari berbagai elemen Ndalem Djayadiningratan akan terus dilakukan perbaikan-perbaikan agar membuat daya tarik pengunjung. Dibalik bangunan tua dan sangat usang banyak harapan yang masih menjadi angan-angan dan akan dijalankan program-program kegiatan agar banyak masyarakat yang tahu akan lokasi ini. Saat peliputan berita berlangsung muncul banyak diskusi yang menarik, ide dan gagasan muncul untuk mencari cara bagaimana untuk menyelenggarakan kegiatan kesenian di Ndalem Djayadiningratan.Harapannya Ndalem Djayadiningratan bisa menjadi ruang terbuka untuk pelestarian seni dan budaya di Yogyakarta dan bisa terus produktif untuk berkarya seluruh elemen seni. Haris/ sedulur nyeni


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan