DPC PETANI Kabupaten Bantul Bekerja Sama Dengan Asosiasi Lidah Buaya Bantul Maju Jaya

 Bisnis

 

SEDULURNYENi – Pada bulan lalu (17/3/2020) DPC Kabupaten Bantul bekerja sama dengan Asosiasi Lidah Buaya Bantul Maju Jaya mengadakan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair di Watugedug, Guwosari Blok XI, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, tepatnya di Kebun milik Bu Endang.
Sangat banyak yang antusias untuk mengikuti acara pelatihan tersebut diatas dikarenakan disebarluaskan oleh Ketua DPC Petani Bantul memiliki peran digitalisasi pertanian melalui Whatsapp, Whatsapp Group, Facebook, Youtube, dan Instagram.

Pelatihan diikuti peserta dari beberapa Komunitas Petani, Komunitas Peduli Petani, Komunitas Peduli Lingkungan, Dukuh Glondong ( Bapak Yanto ), PWRI Banguntapan, Anggota GKJ Papringan, Yayasan Muhtadin Plumbon, Banguntapan, Pengurus Asosiasi Lidah Buaya Bantul Maju Jaya, dan Enterpreneur
Nasional Berbasis Pangan, Energi, Air, dan Aplikasi oleh Joemadiyanto Joe.

Peserta antusias dan senang karena menggunakan bahan alami atau organik yang langsung sebagian bahannya dari tanaman sekitarnya yang bisa disebut tanaman liar
seperti daun dilem dan daun kelor yang dipetik langsung dari Kebun yang sesuai intruksi dari Dra. Endang Susiantini, MT.
Peserta juga ikut ambil bagian dalam memetik, mencacah, memotong, dan membuat POC nya yang dimasukkan bahan-bahan yang sudah di Siapkan.
Penjelasan saat praktek memasukkan bahan-bahan ke dalam tong tersebut dijelaskan oleh Pakarnya POC
Bapak Joemadiyanto Joe dari cara menuangnya dan cara mengaduknya.
Setelah Joemadiyanto Joe menjelaskan Pembuatan POC nya, ada cara lainnya pembuatan POC dari bahan limbah atau bekas rumah tangga yang dijelaskan diperagakan oleh Bapak M. Ali Rofiq, D.A agar semua barang atau limbah rumah tangga seperti air cucian beras ( leri ), buah-buahan yang sudah membusuk, bekas potongan sayur-sayuran, sisa-sisa makanan, bekas kotoran atau sisa-sisa pembersihan ikan yang dibuang, itu semua dimanfaatkan buat Pupuk Organik Cair ( POC ) dan Pupuk Organik Padat ( POP ) yang sangat berguna bagi tanaman di lingkungan rumah tangga.

Dyah Sulasmini dari Yayasan Muhtadin Plumbon Banguntapan disela-sela penjelasan Rofiq menanyakan selain bahanbahan tersebut yang disebutkan diatas ada bahan lainnya dan berapa lama proses penyimpanannya POC Limbah Rumah Tangga tersebut. Bapak Rofiq menjawab dengan senang hati selain bahan yang disebutkan tadi bisa ditambahi dengan tetes tebu atau larutan gula dan waktu penyimpanannya kurang lebih 2 minggu, setelah itu dapat diaplikan ke tanaman apa aja baik bunga, buah-buahan, sayuran, lidah buaya, dan lainnya.
(Fer)


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan