Bang Kumis Tekun dengan Tempe, Omset  100 Juta / bulan

 Bisnis

SEDULURNYENI.COM – Bantul  ( 2/2/2020) Bersama Bang Kumis  di kediamanya yang juga merupakan tempat produksi tempe miliknya  di Karang Nongko RT 8, Sewon, Bantul. Perbicangan Bang Kumis dengan sedulurnyeni.com diantaranya menceritakan awal mula Bang Kumis memulai usaha produksi tempe hingga sukses seperti sekarang ini.

Bang Kumis atau Sukamto yang lahir di  Pekalongan 1970 memulai bisnis tempe sejak tahun 1984 di Garut selama 1 setengah tahun, kemudian pindah ke Jakarta selama 2 tahun di daerah Pondok Labu, pindah lagi ke Bandung , 2 tahun ke Ambarawa dan mulai masuk Jogja tahun 2006. Bang Kumis pernah berganti pekerjaan menjadi operator bego selama 8 bulan saat di Jakarta.

Saat ini Bang Kumis telah memiliki 3 orang anak, anak pertama masih  kuliah, anak kedua duduk dibangku SD Kelas 6, anak ke3 masih berumur 2 tahun. Anak kedua bernama Hemas bertalenta di bidang tari saat dan bergabung di sanggar sedulur nyeni  Gunung Sempu, Tamantirto , Kasihan , Bantul.

Dengan tekun berbisnis tempe, Bang Kumis yang telah ditinggal ayahnya meninggal dunia sejak umur 2 tahun belajar bisnis tempe bersama pamanya di pekalongan, membuat beliau  berjuang dibantu  5 pegawai mampu memproduksi 250 kilo s/d 300 kg kedelai per hari dan belanja kedelai 2,5 Ton setiap 10 hari sekali, sehingga bisa meraih omset 100 juta an/ bulan.

Bang Kumis yang hanya lulusan SD, namun ketekunan dan keuletanya dalam berbisnis tempe sangat menginspirasi banyak orang, dengan menjaga kwalitas serta bersikap tidak pernah merasa menyaingi dan tersaingi Tempe HS Bang kumis memiliki pasar yang luas di Jogja dan sekitar, produk tempenya banyak diminati resto-resto terkenal di Jogja. Sudarmono/ sedulurnyeni.


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan