1000 Driver Gojek pertahankan Kantor Jogja

 Bisnis

 

SEDULURNYENI.COM. Yogyakarta 14 April 2019 Aksi 1000 driver pertahankan kantor Giwangan Jogja dengan adanya demo mogok makan beberapa hari yang lalu yang menyebabkan operasional Kantor Gojek Giwangan tutup untuk sementara waktu. Driver Gojek Jogja tentunya tidak rela untuk kehilangan mata pencaharianya. Itu di rasakan semua driver yang selama bertahun-tahun menekuni pekerjaanya sebagai driver. Sebagi wujud loyalitas serta tanggung jawab sebagi pencari nafkah keluarga driver gojek Jogja tidak rela bila kantornya tutup. Melihat adanya truk yang siap mengangkut barang2 dari kantor para driver yang tergabung dalam masing-masing Group lansung memberi komando untuk merapat ke kantor Giwangan seperti yang dilakukan Bowo Bladog ketua  G 16  menghimbau rekan – rekanya untuk merapat kekantor sejak siang tadi  mengumpulkan 1000 tandatangan dari driver gojek guna mempertahankan keberadaan Gojek di Jogja yang mana ribuan gojek telah berada di kota ini yang tidak hanya dari orang Jogja saja. Mereka datang  banyak  dari luar kota  untuk bisa bekerja sebagai driver gojek di Jogja. Selain itu ribuan mitra Gofood yang mengandalkan penghasilanya dari aplikasi online Gofood  Gojek merasa was was terhadap kondisi seperti sekarang ini,salah satunya pemilik Bakmi Jawa Buwiwied langsung minta konfirmasi terhadap admint kantor,  Belum juga seperti mitra – mitra yang lain Go Life , Go masage  Gobox, Go Kar, dll.

Dalam versi lain wujud ekspresi perupa jogja  Sukoco Hayat DP dalam menghargai begitu bermanfaatnya , begitau berjasanya Gojek terhadap kaum wanita , terbukti dengan adanya Driver Gojek Group ” SRIKANDI ” yang kuat dan tangguh mencari nafkah untuk keluarganya,  Sukoco memberanikan diri di bulan april ini melukis Ibu Kita Kartini dengan menggunakan Jaket Gojek  yang akan ikut partisipasi di pameran Wedangan  di TBY mulai 24-30 April nanti. dengan Tema ” Wanito Utomo Tuladhaning Bongso ” sebagai simbul bahwa betapa besar jasa Kartini dan Jasa Gojek untuk kesejahteraan kaum wanita di era milenial ini.

Bisa di bayangkan berapa ribu orang akan terlantar kehilangan pekerjaanya bila sampai aplikasi di tutup. Semoga upaya rekan rekan driver  yang terrgabung dalam PAGODJA ini membuahkan hasil untuk tetap bisa mempertahankan keberadaan Gojek  di  kota Gudeg ini , tentunya dibutuhkan  kerjasama dari semua pihak untuk saling bisa memahami dan bersinergi  antara satu sama lain. Skc / Red


Author: 

Related Posts

Tinggalkan Balasan